Teheran (tutur.co.id) – Media pemerintah Iran melaporkan pasukan militer negara itu melakukan doa bersama sebelum meluncurkan gelombang terbaru serangan rudal ke arah Israel. Laporan tersebut disiarkan oleh lembaga penyiaran negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) Minggu (15/3/2026).
Menurut laporan IRIB, para prajurit terlihat berlutut dan berdoa bersama sebelum operasi peluncuran rudal dimulai. Serangan tersebut disebut sebagai gelombang ke‑51 yang dalam rangkaian operasi militer Iran dalam konflik yang sedang berlangsung.
Media Iran menyebut peluncuran rudal dilakukan sebagai bagian dari operasi militer yang menargetkan wilayah Israel. Namun laporan tersebut tidak merinci lokasi peluncuran maupun target spesifik dari rudal yang ditembakkan.

Sementara itu, militer Israel sebelumnya menyatakan telah mendeteksi sejumlah peluncuran rudal dari Iran menuju wilayahnya. Sistem pertahanan udara Israel diaktifkan untuk mencegat ancaman, sementara sirene peringatan berbunyi di beberapa wilayah.
Komando Front Dalam Negeri Israel juga telah mengirimkan peringatan darurat kepada warga melalui telepon seluler, meminta masyarakat segera memasuki ruang perlindungan ketika sirene berbunyi.
Hingga kini belum ada konfirmasi independen mengenai dampak dari gelombang serangan terbaru tersebut. Situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih berkembang dengan cepat di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Israel.

