Beijing (tutur.co.id) – Momen mengerikan terekam kamera saat sebuah pesawat sport mungil SA 60L menghantam gedung pencakar langit tertinggi di Beijing pada Jumat 26 Juni 2026. Akibat insiden ini, pilot tewas dan 13 orang luka-luka tertimpa serpihan pesawat.
Yang membuat insiden ini langsung viral di jagat maya karena banyaknya video-video dan foto-foto yang ‘terlanjur’ beredar menggambarkan detik-detik saat pesawat dua penumpang tersebut menghantam bangunan 108 lantai itu.
Dilansir dari telegraph, peristiwa yang terjadi di dekat Jalan Lingkar Chaoyang Beijing itu terjadi pada pukul 17.55 waktu setempat. Di Tiongkok sendiri, bangunan pencakar langit ini dikenal dengan sebutan China Zun dan berdiri megah di distrik bisnis Beijing. Gedung ini juga menjadi kantor pusat konglomerat negara CITIC Group.
Meski banyak video dan foto yang berseliweran di jagat maya yang mengabadikan kejadian nahas tersebut sejatinya ada larangan dan intimidasi yang dilakukan petugas di lokasi. Banyak saksi mata yang dipaksa menghapus foto dan video.
Menurut hasil pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat tersebut, Sunward SA 60L Aurora, lepas landas dari bandara yang berjarak hampir 50 km di sebelah timur Beijing.
Dan hingga saat ini pihak berwenang Tiongkok belum secara resmi mengidentifikasi pilot.
Belum diketahui secara pasti juga penyebab kecelakaan di tengah kota dengan kontrol wilayah udara yang super ketat tersebut. Bahkan baru-baru ini juga telah muncul larangan terhadap drone. Pihak berwenang mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.
“Suaranya sangat keras, lebih keras daripada kembang api,” kata seorang saksi mata yang berprofesi sebagai kurir beberapa saat setelah kejadian.
Sang kurir juga mengaku merekam detik-detik pesawat menghantam gedung. Namun tak berapa lama ia menghapusnya karena takut tertangkap polisi. Bahkan banyak unggahan tentang insiden tersebut yang dilaporkan telah dihapus dari media sosial Tiongkok.
Sebagai catatan, pesawat SA 60L adalah produk dari Starair Aircraft, yang berbasis di Provinsi Hunan tengah Tiongkok. Pesawat bermesin tunggal ini menguasai lebih dari 70 persen pasar pesawat sport ringan Tiongkok. Bahkan sudah diekspor ke Amerika Serikat dan Australia.
Kecepatan jelajah maksimum pesawat ini adalah 220 km/jam dan berat lepas landas maksimumnya adalah 600 kg..

