Jakarta (Tutur.co.id) – Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel tampaknya bakal berlangsung lama. Pasalnya klaim Presiden AS Donald Trump yang mengatakan Iran mulai kepayahan, fakta baru terungkap. Iran ternyata masih menggunakan senjata stok lama untuk meladeni AS dan Irak.
Hal itu diungkapkan mantan Dubes Indonesia untuk Iran, Dian Wirengjurit, saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast Bang Don Super Opini. Menurut Dian, klaim Donald Trump bakal cepat ‘menyelesaikan’ Iran tak sepenuhnya dapat dipercaya.
“Amerika Serikat dan Israel sudah kelabakan sekarang. Padahal Iran masih pakai senjata lama itu, masih ngabisin stok karena setelah perang sama Irak pada tahun 1988, mereka mulai memobilisasi persenjataan,” kata Dian Wirengjurit.
Dalam kesempatan itu, Dubes Iran dari tahun 2012-2016 ini juga membeberkan hitung-hitungan kekuatan senjata. Menurutnya, klaim Iran bakal siap meladeni perang selama 6 bulan menjadi sinyal jika stok Iran memang tak terbatas.
“Walau kenyataannya Iran diserang dengan paling tidak 10 negara termasuk Israel dan negara Arab. Berarti 10 rudal setiap saat jatuh di Iran, di saat yang sama Iran harus mengeluarkan 10 sendirian. Iran pasti menghitung itu dan katanya siap 6 bulan dan saya yakin bisa karena itu yang dikeluarkan stok lama, ” terang Dian.
Dalam kesempatan itu, Dian Wirengjurit juga membeberkan posisi Amerika Serikat yang saat ini mulai ditinggalkan sekutu-sekutunya. Mulai dari penolakan negara-negara Arab hingga koleganya di Eropa.
“Sekarang kan Amerika lagi bingung ternyata di Eropa banyak yang tidak mau wilayahnya digunakan untuk menyerang Iran. Inggris sudah menolak, Prancis dan Spanyol juga,” kata Dian Wirengjurit.
Nah buat Kawan Tutur dapat menyaksikan perbincangan lengkap Don Bosco Selamun dengan bintang tamu Dian Wirengjurit dapat mengunjungi podcast Bang Don Super Opini yang akan tayang di Tutur TV pada Rabu 11 Maret 2026 pukul 20.00 WIB.

