Roma (Tutur.co.id) – Masa depan Marc Marquez di MotoGP sudah menjadi spekulasi sejak musim lalu. Juara dunia bertahan itu diyakini tinggal menandatangani kontrak baru bersama Ducati Lenovo.
Tapi, hingga sekarang kesepakatan itu belum juga diumumkan secara resmi. Hal ini membuat masa depan Marquez menjadi tanda tanya di tengah ramainya pergerakan pasar pembalap menuju musim 2027.
Pedro Acosta, Francesco Bagnaia, dan Fabio Quartararo sudah dirumorkan bakal pindah tim. Sementara Marc Marquez justru diperkirakan bertahan di Ducati.
Sukses Marquez dengan Ducati Lenovo di musim debutnya membuat peluang perpanjangan kontrak semakin besar. Rider asal Spanyol itu tampil dominan dan merebut gelar juara dunia kesembilan dalam kariernya.
Namun, bakal menjadi kejutan besar jika Ducati tidak mempertahankan Marc Marquez untuk era baru MotoGP yang akan menggunakan mesin 850cc dan ban Pirelli.
Sekadar informasi, proses negosiasi sempat melambat karena kondisi fisik Marquez. Cedera bahu yang dialaminya membuat dia tidak dapat mengendarai motor sejak Oktober hingga Februari. Marc Marquez pun meminta waktu kepada Ducati sebelum benar-benar menandatangani kontrak baru.
“Ducati dan saya sudah sepakat mengenai sebagian besar poin dalam kontrak. Tetapi, seperti yang saya katakan dalam konferensi pers Grand Prix Thailand, saya meminta Ducati untuk menunggu sedikit,” ungkap Marquez kepada MotoGP.com.
“Ketika kami mulai berbicara tentang masa depan, saya sedang mengalami cedera. Hal pertama yang ingin saya lakukan adalah merasakan kembali kondisi saya di atas motor, setelah itu tentu saja menandatangani kontrak,” ucap Marc Marquez.

