Jakarta (Tutur.co.id) – Pengamat militer yang juga guru besar St Petersburg State University, Connie Bakrie kembali melayangkan pujian untuk sosok Megawati Soekarnoputri. Pujian ini diberikan menyusul beredarnya surat ucapan belasungkawa Mega untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
“Saya terima dari pak Sekjen (Hasto) itu surat sore agak malam dan saya langsung menangis membacanya. Saya rasa ibu menuliskan itu dengan sepenuh hati,” kata Connie Bakrie saat menanggapi surat belasungkawa Mega untuk mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Hal itu diungkapkan Connie Bakrie saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast Bang Don Super Opini terkait kondisi Kawasan Teluk dimana Iran saat ini tengah digempur aliansi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
“Saya Saya melihat sosok Ibu Megawati Soekarnoputri berbeda. Beliau itu menurut saya benar-benar seorang negarawan by blood. Sejak kecil sudah ditempa oleh lingkungan politik karena tumbuh langsung di dekat Soekarno. Jadi kepemimpinan itu bukan muncul tiba-tiba,” katanya.
Masih menurut Connie, dari kecil Megawati itu sudah dibiasakan untuk memahami banyak hal, melihat langsung bagaimana seorang pemimpin berpikir dan mengambil keputusan. Karena menurutnya, Bung Karno tidak hanya mengajarkan politik secara teori, tetapi melalui pengalaman sehari-hari.
“Bahkan hal-hal kecil diperhatikan. Misalnya saat berjalan di taman Istana, Bung Karno sering mengajak berdiskusi. Dari situ sebenarnya beliau sedang melatih kepekaan dan cara berpikir seorang pemimpin,” kata Connie.
“Jadi pembentukan kepemimpinan itu tidak instan. Ia terbentuk dari lingkungan, pengalaman, dan pendidikan sejak dini. Karena itu saya melihat Megawati memang ditempa dengan proses panjang sebagai bagian dari nation building, bukan sekadar muncul sebagai pemimpin secara tiba-tiba,” imbuhnya.
Nah buat Kawan Tutur jangan lewatkan obrolan menarik Connie Bakrie dengan Don Bosco Selamun lewat acara podcast Bang Don Super Opini yang akan tayang di Tutur TV pukul 17.00 WIB sore ini.

