Buriram (Tutur.co.id) – Marc Marquez gagal menyelesaikan balapan MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Minggu (1/3/2026). Pembalap Ducati Lenovo Team itu keluar lintasan di tikungan empat pada lap ke-21. Sampai di tikungan lima, Marc Marquez kehilangan kendali sebelum memilih berhenti.
Akibat insiden ini, The Baby Alien gagal finis. Dia mengindikasi velg motornya tersentuh bagian tajam dari kerb tikungan empat. Sentuhan itu membuat velg motornya penyok dan memicu ledakan ban.
“Kejadiannya sangat aneh, karena di kerb ganda, biasanya Anda harus hati-hati saat masuk ke trek (usai melebar),” kata Marc Marquez seperti dikutip dari MotoGP.
“Ketika Anda keluar (trek), kerb memang dibuat untuk tidak memicu kendala tersebut pada motor. Namun, ketika Anda masuk (trek), Anda harus hati-hati, dan itu normal saja,” paparĀ juara dunia sang sembilan kali itu menambahkan.
Marquez mengakui saat itu sedang ngotot memburu pembalap Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta. Tetapi, dua sempat selip di tengah tikungan 4 lalu memilih melebar keluar trek demi menghindari kecelakaan. Apesnya, velgnya menyentuh kerb.
Marquez merasa lega bisa terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Dirinya merasa sangat beruntung karena kalau tetap ngotot melanjutkan balapan, bukan tidak mungkin terjadi kecelakaan yang lebih fatal.
“Kami memang masih harus memahami situasinya. Saya rasa hal ini tidak akan terjadi lagi kepada siapa pun. Sayangnya kali ini terjadi kepada saya, dengan ban belakang yang meledak,” pungkas Marquez.
Akibat insiden ini, Marquez pulang dari Thailand menduduki peringkat kedelapan klasemen pembalap dengan koleksi 9 poin saja, yang diraih usai finis kedua dalam Sprint sehari sebelumnya.

