Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk
  • Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB
  • Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie
  • Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”
  • Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?
  • Tragedi KM Nurul Salsa di Selayar: 25 Penumpang Masih Hilang, Armada Pencarian Diperkuat
  • Mampukah Messi Menaklukkan Negeri yang Membesarkan Namanya?
  • Pasca Bencana Hidrometeorologi, Pemerintah Aceh Kerja Keras Pulihkan Akses Jalan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Jejak Nama dalam Berkas Epstein, Tom Pritzker Mundur dari Pucuk Hyatt

Jejak Nama dalam Berkas Epstein, Tom Pritzker Mundur dari Pucuk Hyatt

Internasional Gusti Tetiro17 Februari 2026 / 13:10 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Miliarder Amerika Serikat Tom Pritzker (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Miliarder Amerika Serikat, Tom Pritzker, resmi mengundurkan diri dari kursi ketua eksekutif Hyatt Hotels Corporation setelah namanya tercantum dalam dokumen kasus Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman AS.

Keputusan itu diumumkan di tengah gelombang perhatian publik terhadap daftar nama-nama tokoh yang disebut dalam berkas perkara Epstein—terpidana kasus prostitusi anak di bawah umur yang kematiannya pada 2019 menyisakan kontroversi global. Dalam sejumlah dokumen, nama Pritzker disebut berulang kali, termasuk pada periode setelah Epstein mengaku bersalah pada 2008.

 

Dari Dinasti Hotel ke Sorotan Dokumen Hukum

Bagi publik bisnis global, nama Pritzker identik dengan dinasti perhotelan Amerika. Sejak 2004, ia menjabat sebagai ketua eksekutif Hyatt—merek hotel yang tumbuh dari satu properti di Los Angeles menjadi jaringan internasional dengan ratusan hotel di berbagai benua.

Sebagai pewaris keluarga Pritzker, Tom bukan sekadar eksekutif profesional, melainkan bagian dari trah yang membentuk lanskap industri perhotelan modern Amerika. Namun sejarah bisnis kerap bersinggungan dengan pusaran politik dan hukum. Kali ini, arsip perkara Epstein menyeret namanya ke ruang publik.

Dalam pernyataannya yang dikutip CNN pada Selasa (17/2/2026), Pritzker menyampaikan penyesalan terbuka.

“Pengelolaan yang baik juga berarti melindungi Hyatt, khususnya dalam konteks hubungan saya dengan Jeffrey Epstein dan Ghislaine Maxwell yang sangat saya sesalkan.”

Ia juga menambahkan:

“Saya membuat kesalahan besar dengan tetap berhubungan dengan mereka, dan tidak ada alasan untuk tidak menjauhkan diri lebih awal.”

Nama Ghislaine Maxwell—rekan dekat Epstein yang telah divonis bersalah dalam kasus perdagangan seks—ikut disebut dalam pernyataan tersebut.

 

Pola yang Berulang dalam Kasus Epstein

Sejak Departemen Kehakiman AS merilis berkas-berkas terbaru, sejumlah nama pengusaha dan tokoh publik kembali diperbincangkan. Dalam konteks sejarah hukum Amerika, kasus Epstein bukan hanya perkara pidana individual, melainkan cermin relasi kuasa antara elite finansial, jejaring sosial eksklusif, dan sistem hukum.

Baca Juga  Video: Umumkan Operasi “Khaybar 1”, Hezbollah Mulai Serangannya ke Israel

Kasus ini pertama kali mencuat besar pada 2008, ketika Epstein mengaku bersalah atas dakwaan terkait prostitusi anak di bawah umur di Florida. Namun kesepakatan hukumnya saat itu menuai kritik luas karena dinilai terlalu ringan. Satu dekade kemudian, penangkapan ulang dan kematiannya dalam tahanan federal pada 2019 memicu spekulasi global serta membuka kembali arsip hubungan sosialnya dengan berbagai figur ternama.

Dalam pusaran itulah, nama Pritzker kini menjadi sorotan.

 

Implikasi bagi Hyatt dan Tata Kelola Korporasi

Pengunduran diri Pritzker dinilai sebagai langkah untuk meredam risiko reputasi bagi Hyatt. Dalam praktik tata kelola perusahaan modern, reputasi pemimpin menjadi bagian tak terpisahkan dari nilai merek. Apalagi bagi industri perhotelan global yang sangat bergantung pada kepercayaan publik dan citra korporasi.

Meski demikian, belum ada indikasi bahwa Pritzker terlibat dalam tindak pidana. Penyebutan nama dalam dokumen perkara tidak serta-merta berarti keterlibatan dalam kejahatan. Namun, dalam era transparansi digital, relasi sosial masa lalu dapat menjadi beban reputasi yang signifikan.

Langkah Pritzker untuk tidak mencalonkan diri kembali sebagai anggota dewan menandai babak baru dalam sejarah Hyatt—dan mungkin juga dalam kisah panjang keluarga Pritzker di panggung bisnis dunia.

Departemen Kehakiman AS Ghislaine Maxwell Hyatt Hotels Jeffrey Epstein kasus Epstein 2026. Tom Pritzker
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKeberuntungan Zodiak di Tahun Shio Kuda: Momentum atau Ujian?
Next Article Menggapai Berkah Ramadan di Tengah Himpitan Ekonomi dan Bencana 

Berita Lainnya

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB
Form Komentar Cancel Reply

IHSG Anjlok 4% ke Bawah 6.000, Saham Big Caps hingga BNBR Tertekan

Gusti Tetiro03 Juni 2026 / 12:14 WIB

Tiga Faktor yang Bisa Membuat Tembok Baja Spanyol Ambruk

19 Juli 2026 / 02:00 WIB

Iran Sebut AS Telah Menginjak-injak Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB

18 Juli 2026 / 19:50 WIB

Anak Hotman Luapkan Kekecewaan, Sindir Ayahnya Jadi Pengacara Febrie

18 Juli 2026 / 19:37 WIB

Tutur PoV: Jangan Biarkan Penegakan Hukum Berubah Menjadi “Jeruk Makan Jeruk”

18 Juli 2026 / 19:30 WIB

Bocoran Mobil Baru yang Bakal Meluncur di GIIAS 2026, Siapa Bakal Jadi Primadona?

18 Juli 2026 / 19:25 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.