Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak
  • Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya
  • Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?
  • Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul
  • Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir
  • Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran
  • Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet
  • Wasit Slavko Vincic: Pertanda Baik Spanyol atau Mimpi Buruk Argentina?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Internasional»Trump Hapus Tarif Tambahan, Kesepakatan Dagang AS–India Makin Menguat

Trump Hapus Tarif Tambahan, Kesepakatan Dagang AS–India Makin Menguat

Internasional Gusti Tetiro08 Februari 2026 / 11:59 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden AS Donald J. Trump (Foto: U.S. Embassy)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menghapus tambahan tarif 25% terhadap barang-barang asal India. Keputusan ini menjadi tindak lanjut konkret dari kesepakatan dagang besar yang dicapai Amerika Serikat dan India pada awal pekan ini, sekaligus menandai babak baru hubungan ekonomi kedua negara.

Dalam perintah eksekutif yang dirilis Gedung Putih, Trump menegaskan penghapusan tarif tersebut berkaitan langsung dengan komitmen India untuk menghentikan ketergantungan energi dari Rusia dan mengalihkan pembelian energi ke Amerika Serikat.

“India telah berkomitmen untuk menghentikan impor minyak dari Federasi Rusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sebagai gantinya, mereka akan membeli produk energi dari Amerika Serikat,” ujar Trump, seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (7/2/2026).

Selain sektor energi, kesepakatan ini juga mencakup kerangka kerja sama pertahanan strategis antara AS dan India untuk jangka waktu 10 tahun ke depan.

 

Tarif Turun, Ekspor India Diuntungkan

Tak hanya menghapus tarif tambahan 25%, pemerintah AS juga memangkas pungutan tarif timbal balik (reciprocal levy) atas produk India. Dengan kebijakan tersebut, tarif efektif produk India kini turun menjadi 18%, berlaku mulai 7 Februari 2026 pukul 00.01 waktu Washington.

Langkah ini menjadi angin segar bagi India. Sebelumnya, sejak pertengahan tahun lalu, sejumlah produk India dikenakan tarif hingga 50%, tertinggi di antara mitra dagang utama AS di Asia. Trump secara terbuka mengakui upaya Perdana Menteri India Narendra Modi dalam membatasi pembelian minyak mentah Rusia sebagai faktor utama di balik pelonggaran tarif tersebut.

 

Komitmen Dagang US$ 500 Miliar

Sebagai imbal balik, India menyatakan komitmennya untuk membeli produk-produk asal Amerika Serikat senilai US$ 500 miliar atau sekitar Rp 7.850 triliun dalam lima tahun ke depan. Nilai transaksi tersebut mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari produk pertanian, manufaktur, kimia, hingga perangkat medis.

Baca Juga  Video: Lanjutkan Serangan Darat, Israel Rencanakan Zona Keamanan Permanen di Lebanon

Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menyebut kesepakatan ini sebagai momentum penting bagi hubungan bilateral kedua negara.

“Pengumuman hari ini menunjukkan semakin dalamnya hubungan Amerika Serikat dan India, sekaligus membuka peluang baru bagi petani dan pelaku usaha di kedua negara,” ujar Greer.

Sejumlah poin penting dalam kesepakatan dagang AS–India ini antara lain:

Sektor penerbangan: AS menghapus tarif untuk pesawat dan suku cadang tertentu.

(1) Farmasi dan otomotif: India memperoleh kuota tarif preferensial untuk obat-obatan generik dan suku cadang kendaraan.

(2) Teknologi tinggi: Peningkatan perdagangan produk teknologi, termasuk cip canggih untuk pusat data.

(3) Energi dan batu bara: India meningkatkan pembelian batu bara kokas dan produk energi dari AS.

 

Langkah Strategis India di Tengah Geopolitik Global

Kesepakatan dengan Amerika Serikat ini datang setelah India lebih dulu menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa. Langkah tersebut memperlihatkan strategi India dalam memperluas pasar ekspor dan memperkuat posisinya di tengah dinamika geopolitik global.

Di sisi lain, kebijakan ini juga mencerminkan respons negara-negara mitra dagang terhadap pendekatan proteksionis pemerintahan Trump. Meski rincian investasi US$ 500 miliar tersebut masih akan dikaji lebih lanjut—karena mencakup proyek yang tersebar dalam lima tahun—kesepakatan ini dinilai berhasil meredakan ketegangan dagang antara AS dan India.

Bagi kedua negara, kesepakatan ini bukan sekadar soal tarif, melainkan juga penegasan arah baru kerja sama strategis di bidang energi, perdagangan, dan pertahanan.

impor energi India dari AS kesepakatan dagang AS India tarif perdagangan Amerika Serikat Trump hapus tarif India
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePerguruan Tinggi Didorong Perkuat Peran dalam Pemajuan Kebudayaan
Next Article Teriakan “Prabowo NU” Menggema di Acara Satu Abad NU

Berita Lainnya

Ceceran Darah di Jembatan Bandar Khamir Membakar Amarah Iran

18 Juli 2026 / 14:58 WIB

Tahunnya Rusia Pamer Kekuatan, Gelar Latihan Militer Estafet

18 Juli 2026 / 14:19 WIB

Gencatan Senjata Runtuh! Langit Kuwait dan Bahrain Mencekam

16 Juli 2026 / 22:58 WIB

Telah Keluar Perintah Iran untuk Houthi Yaman, Blokade Laut Merah!

16 Juli 2026 / 22:01 WIB

Tensi Kawasan Teluk Kembali Memanas, Dubes Yaman Sowan Anis Matta

15 Juli 2026 / 19:55 WIB

IRGC Masuk Daftar Teroris, Tentara Islam Iran Kecam Parlemen Inggris

15 Juli 2026 / 19:32 WIB
Form Komentar Cancel Reply

KPK Segera Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji

Ahmad Nuryaman21 Mei 2026 / 11:23 WIB

Enggak Tercantum di LHKPN Febrie, Rumah Sentul Ternyata Milik Sang Anak

18 Juli 2026 / 16:19 WIB

Review Lengkap Samsung Galaxy A27 5G: Keunggulan, Kekurangan dan Harganya

18 Juli 2026 / 16:04 WIB

Tuchel Disorot Usai Inggris Tersingkir: Salah Taktik atau Mental Pemain?

18 Juli 2026 / 16:00 WIB

Febrie Tak Tahu Brankas Berisi Emas Batangan dan Dolar di Rumah Sentul

18 Juli 2026 / 15:41 WIB

Hotman Tidak Ngarep Imbalan Bela Febrie: Modal HP Bikin Penyidik Kocar-kacir

18 Juli 2026 / 15:06 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.