Bogor (tutur.co.id) – Bogor Hornbills menunjukkan respons luar biasa setelah kalah pada game pertama Final Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Tim asal Kota Hujan itu sukses membungkam Pelita Jaya Jakarta dengan skor telak 83-63 pada Game 2 yang berlangsung di PJ Arena, Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Kemenangan meyakinkan tersebut membuat kedudukan seri best of five Final IBL 2026 kembali seimbang 1-1. Hornbills juga menjaga peluang mereka untuk meraih gelar juara pertama dalam sejarah klub.
Sosok paling menonjol dalam pertandingan ini adalah Travin Thibodeaux. Pemain yang menyandang gelar Most Valuable Player (MVP) musim reguler IBL 2026 itu tampil luar biasa dengan mencetak 36 poin dan menjadi motor kemenangan Hornbills.
Pelita Jaya yang datang dengan keunggulan 1-0 dalam seri final sempat menguasai awal pertandingan. Dukungan publik PJ Arena membuat tim tuan rumah mampu menciptakan momentum melalui kontribusi Darious Moten dan Brandon Jawato.
Namun, Hornbills tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan ritme permainan. Perlahan mereka memangkas ketertinggalan dan berbalik unggul menjelang akhir kuarter pertama.
Momentum penting datang melalui aksi Stephaun Branch yang berhasil mencuri bola sebelum menyelesaikannya dengan slam dunk. Hornbills pun menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 18-15.
Pertandingan berubah drastis pada kuarter kedua. Travin Thibodeaux tampil dominan dan nyaris tidak terbendung oleh pertahanan Pelita Jaya.
Pemain asal Amerika Serikat tersebut mencetak 14 poin secara beruntun yang membawa Hornbills memperlebar jarak hingga 19 angka. Sepanjang kuarter kedua, Thibodeaux membukukan 17 poin dan menjadi mimpi buruk bagi pertahanan tuan rumah.
Selain agresivitas serangan Hornbills, banyaknya turnover yang dilakukan Pelita Jaya turut menjadi faktor krusial. Hingga turun minum, Pelita Jaya tercatat melakukan 17 turnover, sementara Hornbills hanya dua kali kehilangan bola.
Situasi tersebut membuat Hornbills menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 45-29.
Memasuki kuarter ketiga, tempo pertandingan sedikit melambat. Kedua tim sama-sama mengalami kesulitan mencetak angka akibat rendahnya persentase tembakan pada menit-menit awal.
Meski demikian, Hornbills tetap mampu menjaga keunggulan dua digit yang sudah mereka bangun sejak kuarter kedua.
Kesulitan Pelita Jaya semakin bertambah ketika center andalan mereka, Jeff Withey, mulai dibayangi masalah foul trouble. Situasi tersebut membuat tim asuhan Johannis Winar kesulitan mengembangkan permainan, terutama saat mencoba mengejar ketertinggalan.
Hornbills memanfaatkan momentum tersebut untuk mempertahankan kendali pertandingan dan menutup kuarter ketiga dengan skor 62-47.
Upaya Pelita Jaya untuk bangkit pada kuarter terakhir tidak membuahkan hasil. Darious Moten dan Jeff Withey harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mencapai batas maksimal pelanggaran atau foul out.
Kehilangan dua pemain penting membuat Pelita Jaya semakin sulit mengejar ketertinggalan. Sebaliknya, Hornbills tampil semakin percaya diri dan nyaman mengontrol jalannya pertandingan.
Sebuah dunk dari Wesson membuat Hornbills mencatatkan keunggulan terbesar dalam laga ini, yakni 20 poin saat pertandingan menyisakan tiga menit lebih.
Dengan margin yang sulit dikejar, Pelita Jaya akhirnya memainkan mayoritas pemain lokal pada menit-menit akhir pertandingan.
Hornbills pun memastikan kemenangan telak 83-63 sekaligus memaksa seri final kembali berjalan seimbang.
Travin Thibodeaux menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini setelah mencetak 36 poin dengan akurasi tembakan mencapai 52 persen atau memasukkan 11 dari 21 percobaan.
Selain Thibodeaux, Stephaun Branch juga tampil solid dengan kontribusi 20 poin yang membantu Hornbills menjaga dominasi sepanjang pertandingan.
Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Hornbills sebelum menjalani Game 3 yang diprediksi berlangsung lebih sengit.
Setelah dua pertandingan di Jakarta, seri final akan berlanjut ke kandang Hornbills. Game 3 Final IBL 2026 dijadwalkan berlangsung di GOR Laga Tangkas Pakansari, Bogor, pada Rabu (24/6/2026).
Dengan skor seri 1-1, duel berikutnya dipastikan menjadi laga krusial dalam perebutan gelar juara IBL 2026. Dukungan publik Bogor berpotensi menjadi keuntungan tambahan bagi Hornbills yang tengah berada dalam momentum positif setelah kemenangan meyakinkan di Game 2. (sas)

