Jakarta (tutur.co.id) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi maupun LPG bersubsidi di tengah dinamika ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik. Kepastian tersebut disampaikan setelah Bahlil melaporkan perkembangan sektor energi serta program hilirisasi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan.
Menurut Bahlil, pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga energi bersubsidi. Sementara itu, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar dan pergerakan harga minyak dunia. Ia menegaskan setiap penyesuaian harga oleh badan usaha, termasuk Pertamina maupun perusahaan swasta, akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional.
