Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Pasar Merespons Positif Naiknya BI-Rate, Ujian Berikutnya Pulihkan Kepercayaan Investor
  • Mercedes-Benz Stadium, Ketika Teknologi Bertemu Sepak Bola
  • Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Kini Tembus Rp16.250 per Liter
  • IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Pilih BBNI, CDIA, HRTA dan INET
  • Lokasi Layanan SIM Keliling 10 Juni 2026
  • Lokasi Layanan Samsat Keliling 10 Juni 2026
  • IHSG Diprediksi Lanjut Rebound, BRI Danareksa Rekomendasikan RATU, BMRI, dan HRTA
  • Single ID Berbasis AI Siap Diluncurkan, Luhut Sebut Bansos Tak Lagi Salah Sasaran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Pilih BBNI, CDIA, HRTA dan INET

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Pilih BBNI, CDIA, HRTA dan INET

Market Gusti Tetiro10 Juni 2026 / 08:49 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi trader sedang entry pembelian saham menggunakan platform sekuritas. (Foto:Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan setelah melonjak 7,57% ke level 5.746 dan berhasil menutup gap yang terbentuk pada perdagangan sebelumnya. Secara teknikal, IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5.

Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi menuju area 5.184-5.282. Dalam jangka pendek, area penguatan terdekat berada di kisaran 5.763-5.784 dengan level support 5.523 dan 5.191, serta resistance 5.846 dan 6.065.

Sejalan dengan prospek tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan saham Bank Negara Indonesia (BBNI) untuk trading buy setelah menguat 8,64% ke level 3.270 disertai peningkatan volume pembelian. BBNI direkomendasikan dibeli pada rentang 3.160-3.240 dengan target harga 3.400 hingga 3.470 dan stop loss di bawah 3.120.

Sementara itu, saham Chandra Daya Investasi (CDIA) yang melesat 17,80% ke level 695 direkomendasikan buy on weakness pada area 480-570. Target harga saham ini berada di kisaran 770 hingga 850 dengan batas stop loss di bawah 426.

Rekomendasi serupa diberikan kepada Hartadinata Abadi (HRTA) yang naik 10,08% ke level 2.130. MNC Sekuritas memperkirakan saham ini berada di awal wave B dari wave (Y), sehingga buy on weakness dapat dilakukan pada rentang 2.010-2.080 dengan target harga 2.220 dan 2.400 serta stop loss di bawah 1.990.

Adapun saham Sinergi Inti Andalan Prima (INET) yang menguat 16,56% ke level 183 juga direkomendasikan buy on weakness pada area 124-165. Target harga saham ini berada di level 214 hingga 242 dengan stop loss di bawah 114.

Di sisi lain, Technical Analyst PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia Axmal Fauza merekomendasikan akumulasi saham Merdeka Battery Materials (MBMA) dengan area masuk pada level 438 dan 426. Target harga saham ini berada di level 474 dan 492, sementara stop loss ditempatkan di bawah 412.

Baca Juga  BEI Pastikan Sistem Bursa Siap Hadapi Volatilitas Global, Target 50 IPO 2026 Tetap Dijaga

Untuk saham Trimegah Karya Pratama (UVCR), investor disarankan melakukan aksi jual atau mengurangi posisi. Saham ini memiliki level support di 119 dan 109, sedangkan area resistance berada di 149 dan 160.

BBNI CDIA headline IHSG MNC Sekuritas
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleLokasi Layanan SIM Keliling 10 Juni 2026
Next Article Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Kini Tembus Rp16.250 per Liter

Berita Lainnya

Pasar Merespons Positif Naiknya BI-Rate, Ujian Berikutnya Pulihkan Kepercayaan Investor

10 Juni 2026 / 10:17 WIB

IHSG Diprediksi Lanjut Rebound, BRI Danareksa Rekomendasikan RATU, BMRI, dan HRTA

10 Juni 2026 / 07:53 WIB

Single ID Berbasis AI Siap Diluncurkan, Luhut Sebut Bansos Tak Lagi Salah Sasaran

10 Juni 2026 / 07:30 WIB

IHSG Lanjutkan Rebound, Phintraco Rekomendasikan BBNI, BBRI, INCO, BRPT dan TINS

10 Juni 2026 / 06:58 WIB

Ole Romeny Ungkap Rahasia Selalu Tajam Bersama Timnas Indonesia di GBK

10 Juni 2026 / 05:00 WIB

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Iran Luncurkan Rudal Hipersonik Kheibar Bidik Kantor Netanyahu

Toto Pribadi02 Maret 2026 / 18:59 WIB

Pasar Merespons Positif Naiknya BI-Rate, Ujian Berikutnya Pulihkan Kepercayaan Investor

10 Juni 2026 / 10:17 WIB

Mercedes-Benz Stadium, Ketika Teknologi Bertemu Sepak Bola

10 Juni 2026 / 10:00 WIB

Harga Pertamax Naik per 10 Juni 2026, Kini Tembus Rp16.250 per Liter

10 Juni 2026 / 09:04 WIB

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, MNC Sekuritas Pilih BBNI, CDIA, HRTA dan INET

10 Juni 2026 / 08:49 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling 10 Juni 2026

10 Juni 2026 / 08:22 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.