Jakarta (tutur.co.id) – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengungkap keberadaan pangkalan militer bawah tanah yang dipenuhi rudal serta sistem pertahanan udara canggih. Dalam rekaman yang dirilis, terlihat sejumlah sistem persenjataan strategis, termasuk rudal pertahanan udara Sayyad-3 dan Dey 9-D, yang disebut menjadi bagian dari kesiapan militer Iran di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Ketegangan tersebut terjadi di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pasca serangan pada akhir Februari. Situasi semakin memanas setelah ultimatum 48 jam dari Donald Trump terkait jalur strategis Selat Hormuz. Konflik yang terus berkembang ini disebut turut memicu kekhawatiran global karena berdampak pada jalur distribusi energi dunia serta mendorong kenaikan harga minyak.
