Jakarta (tutur.co.id) — Daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes kembali dirilis pada 2026, namun jumlah perempuan yang masuk dalam daftar tersebut masih terbilang minim dibandingkan laki-laki. Meski demikian, sejumlah nama berhasil menembus dominasi tersebut dan menunjukkan kiprah kuat dalam mengelola bisnis bernilai miliaran dolar.
Di posisi teratas perempuan terkaya Indonesia ada Marina Budiman dengan kekayaan US$6,4 miliar. Ia merupakan co-founder sekaligus Presiden Komisaris PT DCI Indonesia Tbk, yang dikenal sebagai operator pusat data tier IV pertama di Asia Tenggara. Keberhasilannya menempatkan Marina di peringkat kesembilan orang terkaya nasional.
Selanjutnya ada Dewi Kam dengan kekayaan US$3,1 miliar. Pemilik PT Sumber Gas Sakti Prima ini juga dikenal memiliki saham di PT Bayan Resources Tbk, yang turut mendongkrak nilai kekayaannya hingga menempatkannya di jajaran 20 besar.
Nama berikutnya adalah Wirastuty Fangiono, pengendali utama FAP Agri Tbk. Dengan kekayaan sekitar US$1,5 miliar, ia melanjutkan bisnis keluarga di sektor kelapa sawit sekaligus memperluas kepemilikan di First Resources.
Sementara itu, Hartati Murdaya melengkapi daftar dengan kekayaan US$1,2 miliar. Bersama mendiang suaminya, ia membangun Central Cipta Murdaya yang bergerak di sektor properti, serta mengembangkan bisnis di bidang ritel dan manufaktur.
Kehadiran para perempuan ini menjadi bukti bahwa peran wanita dalam dunia bisnis Indonesia semakin signifikan. Meski jumlahnya masih terbatas, kontribusi mereka mencerminkan perubahan lanskap ekonomi yang lebih inklusif dan kompetitif.

