Jakarta (tutur.co.id) — Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ekonomi ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas efisiensi anggaran dan kondisi APBN di tengah tekanan global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan salah satu agenda utama adalah melaporkan hasil rapat koordinasi terkait efisiensi kementerian dan lembaga.
“Kalau kemarin kami sudah rakortas terkait dengan efisiensi. Itu salah satu yang mau dilaporkan,” ujar Airlangga.
Ia menambahkan pemerintah juga tengah menghitung skema work from anywhere (WFA) sebagai bagian dari langkah efisiensi belanja negara.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pembahasan juga mencakup kondisi APBN, termasuk antisipasi beban subsidi di tengah dinamika ekonomi.
“Kita antisipasi mungkin subsidi berapa, kondisi APBN seperti apa,” kata Purbaya.
Pemerintah juga menyiapkan opsi pemangkasan anggaran, terutama pada belanja yang dinilai tidak berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Rapat yang enggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat… itu yang akan dievaluasi,” tegasnya.

