Teheran (Tutur.co.id) – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi telah melancarkan serangkaian serangan baru yang menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, Rabu (17/3/2026).
Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Fars, IRGC menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari tahap ke-62 Operasi “Janji Sejati 4” yang dilakukan dalam beberapa jam terakhir.
“Serangkaian serangan kuat telah diluncurkan terhadap seluruh pangkalan AS di kawasan,” demikian pernyataan IRGC.
Laporan media Rusia RIA Novosti menyebutkan bahwa serangan tersebut juga ditujukan ke sejumlah titik yang disebut sebagai pusat dukungan tempur pihak Zionis.
IRGC merinci sejumlah lokasi yang menjadi sasaran, di antaranya pangkalan militer AS di Al-Salem, Al-Udeiri, dan Arifjan di Kuwait; pangkalan Victoria di Irak; Al-Udeid di Qatar; Al-Dhafra di Uni Emirat Arab; serta Al-Azraq di Yordania.
Selain itu, IRGC juga menyatakan serangan diarahkan ke Armada Kelima Angkatan Laut AS yang beroperasi di kawasan Teluk Persia, Laut Merah, dan Laut Arabia.
Di sisi lain, serangan terhadap Israel dilaporkan menyasar sejumlah kota utama, termasuk Tel Aviv, Beersheba, Haifa, dan Acre.
Pernyataan ini menandai eskalasi lanjutan dalam konflik kawasan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.

