Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih melanjutkan koreksi pada perdagangan Senin (16/3/2026), setelah pada penutupan terakhir Jumat (13/3/2026) melemah 3,05% ke level 7.137.
Analis dari MNC Sekuritas menilai tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks dan sejumlah level support terdekat telah ditembus.
“Kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.991–7.140. Adapun area penguatan terdekat berada di 7.241–7.308,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Minggu (15/3/2026).
Secara teknikal, IHSG memiliki level support di area 7.071 dan 6.971, sementara resistance berada di kisaran 7.527 hingga 7.678.
Di tengah potensi koreksi tersebut, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang menarik dicermati investor, di antaranya saham Adaro Minerals Indonesia (ADMR), Dharma Satya Nusantara (DSNG), Petrosea (PTRO), dan Triputra Agro Persada (TAPG).
Rekomendasi teknikal yang diberikan antara lain buy on weakness untuk ADMR di kisaran 1.910–1.935 dengan target harga 2.030 hingga 2.120. Sementara DSNG direkomendasikan speculative buy pada rentang 1.305–1.335 dengan target 1.465 sampai 1.575.
Adapun PTRO direkomendasikan buy on weakness di kisaran 3.370–3.960 dengan target harga 5.650 hingga 7.050, sedangkan TAPG juga disarankan buy on weakness pada area 1.575–1.665 dengan target 1.805 hingga 1.855.
Investor disarankan tetap memperhatikan level stoploss pada masing-masing saham untuk meminimalkan risiko di tengah volatilitas pasar.

