Jakarta (Tutur.co.id) – Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih baru untuk menghadapi Super League 2026/2027. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun dan akan menggantikan Mauricio Souza di kursi kepelatihan Macan Kemayoran.
Penunjukan Shin Tae-yong menjadi langkah strategis Persija dalam upaya meningkatkan prestasi setelah gagal meraih gelar juara pada musim lalu. Sosok berusia 56 tahun itu bukan nama asing bagi pecinta sepak bola Indonesia karena pernah menangani tim nasional Indonesia selama lima tahun, sejak 2020 hingga 2025.
“Semoga pilihan kita ini menjadi titik balik untuk masa depan Persija,” kata Presiden Klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, dalam acara perkenalan Shin Tae-yong di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026).
Prapanca mengungkapkan proses pencarian pelatih baru sebenarnya telah dimulai saat kompetisi memasuki 10 pekan terakhir musim lalu.
Saat itu, Persija masih berada dalam persaingan perebutan gelar juara. Namun, performa tim mengalami penurunan setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun. Macan Kemayoran hanya mampu bermain imbang melawan Borneo FC (2-2) dan Dewa United (1-1), sebelum menelan kekalahan 2-3 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Rangkaian hasil tersebut berdampak besar terhadap peluang Persija dalam perebutan gelar. Tim ibu kota akhirnya menutup musim di posisi ketiga klasemen dengan 71 poin, tertinggal delapan angka dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara serta Borneo FC yang finis sebagai runner-up.
“Pelatih kita saat itu coach Mauricio sudah berikan yang terbaik, tapi kita punya target yang lebih tinggi,” ujar Prapanca.
Keputusan menunjuk Shin Tae-yong tidak lepas dari rekam jejaknya selama menangani tim nasional Indonesia. Meski tidak mempersembahkan trofi, ia dinilai berhasil meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di level Asia.
Selama lima tahun memimpin skuad Garuda, Shin Tae-yong membawa sejumlah pencapaian penting, di antaranya meloloskan tiga kelompok usia tim nasional ke putaran final Piala Asia, mengantar tim senior mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023, serta membawa Timnas U-23 finis di peringkat keempat Piala Asia U-23 2024.
Selain itu, Indonesia juga berhasil menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027 dan memastikan tiket ke Piala Asia 2027. Di bawah kepemimpinannya, peringkat FIFA Indonesia turut mengalami peningkatan signifikan, dari posisi 173 dunia menjadi peringkat 129 dunia.
Pencapaian tersebut membuat nama Shin Tae-yong identik dengan proses transformasi sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kontrak hingga 2029, Persija berharap kehadiran Shin Tae-yong dapat menjadi awal era baru sekaligus membawa klub kembali ke jalur prestasi di kompetisi domestik.

