Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Menang Atas Mozambik Tak Bikin Herdman Puas: Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol
  • Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan
  • Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia
  • Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK
  • Bagi-bagi Uang Korupsi: Bupati Muara Enim 5 Persen, Kadis 3 Persen
  • Grup J Piala Dunia 2026: Tiga Penantang Siap Menjegal Argentina
  • Menkes Dukung Empat Langkah Bos Baru BGN
  • Impor 250 Ribu Ton Kedelai, Zulhas Pastikan Nasib UMKM Tahu Tempe Tak Kolaps
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»Rupiah Tembus Rp18.100 dan IHSG Jatuh ke 5.400-an, Pasar Kirim Sinyal Bahaya untuk Ekonomi RI

Rupiah Tembus Rp18.100 dan IHSG Jatuh ke 5.400-an, Pasar Kirim Sinyal Bahaya untuk Ekonomi RI

Market Gusti Tetiro08 Juni 2026 / 10:13 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia semakin dalam pada awal pekan ini. Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menembus level Rp18.100 per dolar Amerika Serikat (AS), sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok lebih dari 3% dan turun ke level 5.400-an.

Berdasarkan data Bloomberg, Senin (8/6/2026), dolar AS menguat 0,44% ke level Rp18.114,5 pada awal perdagangan. Tak lama kemudian, mata uang AS tersebut kembali menguat ke posisi Rp18.132 atau naik 0,53% pada pukul 09.11 WIB.

Pelemahan rupiah terjadi setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya dolar AS berada di level Rp18.036. Sepanjang tahun berjalan 2026, mata uang AS tercatat telah menguat sekitar 8,6% terhadap rupiah.

Di saat yang sama, pasar saham domestik juga mengalami tekanan besar. Berdasarkan data RTI, IHSG pada pukul 09.05 WIB dibuka melemah 182,44 poin atau 3,26% ke level 5.412,32. Indeks bergerak di rentang 5.370,32 hingga 5.490,11 pada awal perdagangan.

Nilai transaksi pagi mencapai Rp1,92 triliun dengan volume perdagangan 2,78 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 55 saham yang menguat, sementara 536 saham melemah dan 109 saham bergerak stagnan.

Tekanan juga melanda saham-saham perbankan berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang utama indeks. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun sekitar 4% ke level Rp4.800. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,60%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 3,43%, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 2,55%.

Kondisi tersebut memperpanjang tren pelemahan pasar saham domestik. Secara bulanan, IHSG telah turun sekitar 22,35%. Dalam tiga bulan terakhir indeks terkoreksi 24,57%, sedangkan dalam enam bulan terakhir pelemahannya mencapai 35,29%.

Baca Juga  Istana Angkat Bicara Terkait Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya

Tekanan simultan terhadap rupiah dan pasar saham mencerminkan masih tingginya kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi domestik, terutama di tengah derasnya arus keluar dana asing, volatilitas pasar global, serta meningkatnya ketidakpastian kebijakan yang memengaruhi sentimen pelaku pasar.

dolar AS headline IHSG Pasar Saham Rupiah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJadwal Timnas Indonesia vs Mozambik FIFA Matchday 2026, Garuda Bidik Kemenangan Kedua
Next Article Mencari Jejak Yenna Yuliana Pemenang Tender Motor Listrik BGN

Berita Lainnya

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK

09 Juni 2026 / 22:34 WIB

Grup J Piala Dunia 2026: Tiga Penantang Siap Menjegal Argentina

09 Juni 2026 / 21:00 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Pabrik Gula

09 Juni 2026 / 19:28 WIB

Menko Pangan Ungkap Arahan Presiden Soal Harga Sembako

09 Juni 2026 / 19:22 WIB

Pergantian Menteri Keuangan Mereda, Rupiah dan IHSG Tiba-tiba Kompak Meledak!

09 Juni 2026 / 19:02 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Amri/Nita Mantapkan Taktik dan Adaptasi Jelang Debut di All England

Deba Salamah27 Februari 2026 / 00:46 WIB

Menang Atas Mozambik Tak Bikin Herdman Puas: Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol

10 Juni 2026 / 02:00 WIB

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB

Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia

09 Juni 2026 / 23:00 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK

09 Juni 2026 / 22:34 WIB

Bagi-bagi Uang Korupsi: Bupati Muara Enim 5 Persen, Kadis 3 Persen

09 Juni 2026 / 21:38 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.