Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Ole Romeny Ungkap Rahasia Selalu Tajam Bersama Timnas Indonesia di GBK
  • Menang Atas Mozambik Tak Bikin Herdman Puas: Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol
  • Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan
  • Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia
  • Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK
  • Bagi-bagi Uang Korupsi: Bupati Muara Enim 5 Persen, Kadis 3 Persen
  • Grup J Piala Dunia 2026: Tiga Penantang Siap Menjegal Argentina
  • Menkes Dukung Empat Langkah Bos Baru BGN
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Market»IHSG Terancam Uji Level 5.100, Rupiah Tembus Rp18.188 dan Konflik Timur Tengah Kian Menekan Pasar

IHSG Terancam Uji Level 5.100, Rupiah Tembus Rp18.188 dan Konflik Timur Tengah Kian Menekan Pasar

Market Gusti Tetiro09 Juni 2026 / 07:28 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Foto:Tutur/ANTARA Asprilla Dwi Adha/tom)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan berat pada perdagangan Selasa (9/6/2026) setelah kembali mengalami koreksi tajam pada awal pekan. Pelemahan nilai tukar rupiah, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, serta belum pulihnya kepercayaan investor terhadap pasar domestik menjadi kombinasi sentimen negatif yang membayangi pergerakan indeks.

Pada perdagangan Senin (8/6/2026), IHSG ditutup merosot 4,52% atau 252 poin ke level 5.342,1. Seluruh sektor saham berakhir di zona merah dengan sektor industri memimpin pelemahan setelah anjlok 6,39%.

Tekanan terhadap pasar domestik tidak hanya berasal dari faktor internal, tetapi juga dipengaruhi perkembangan global yang semakin tidak menentu. Konflik antara Iran dan Israel kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan, sehingga meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap keberlangsungan gencatan senjata yang selama ini relatif rapuh.

Eskalasi konflik tersebut langsung berdampak pada harga energi global. Harga minyak mentah melonjak lebih dari 4% pada perdagangan Senin, memicu kekhawatiran baru mengenai potensi kenaikan inflasi global dan risiko pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia yang masih sensitif terhadap pergerakan harga energi.

Sentimen negatif juga tercermin di pasar regional. Mayoritas bursa saham Asia ditutup melemah seiring meningkatnya aversi risiko investor akibat ketegangan geopolitik dan koreksi saham-saham teknologi global.

Di pasar valuta asing, tekanan terhadap rupiah masih berlanjut. Mata uang Garuda ditutup melemah 0,84% ke level Rp18.188 per dolar Amerika Serikat, memperpanjang tren depresiasi yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar.

Phintraco Sekuritas menilai pelemahan IHSG secara teknikal masih berpotensi berlanjut. Penutupan indeks di bawah level rata-rata pergerakan jangka panjang atau MA200 bulanan menjadi sinyal bahwa tren bearish masih mendominasi pasar.

Baca Juga  BEI Tegaskan Komitmen Perkuat Kredibilitas Pasar Modal Indonesia

“Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level MA200 monthly, sehingga potensi penurunan IHSG lebih lanjut masih berpeluang terbuka secara teknikal. Selanjutnya diperkirakan IHSG berpotensi akan menguji level 5.100,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Pandangan serupa disampaikan MNC Sekuritas. Broker tersebut memperkirakan area 5.184 hingga 5.282 menjadi zona koreksi berikutnya yang perlu dicermati investor apabila tekanan jual masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Di tengah tingginya volatilitas pasar, MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk trading jangka pendek, yakni ASII, BULL, JPFA, dan NICL.

Sementara itu, Direktur Utama RHB Sekuritas Thomas Nugroho menilai koreksi tajam yang terjadi di pasar saham Indonesia dipicu oleh kombinasi beberapa faktor sekaligus, mulai dari pelemahan rupiah, meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal, hingga berlanjutnya aksi jual investor asing.

Menurut Thomas, level support penting saat ini berada di kisaran 5.000 hingga 5.100. Jika area tersebut gagal dipertahankan, maka risiko penurunan lebih lanjut masih terbuka. Meski demikian, ia menilai level psikologis 5.000 masih berpotensi menjadi area pertahanan kuat selama tidak muncul sentimen negatif baru yang lebih besar.

“Namun selama tidak muncul sentimen negatif baru yang signifikan, level psikologis IHSG sekitar 5.000 diperkirakan akan tetap terjaga,” ujarnya.

headline IHSG Phintraco Sekuritas pilihan editor Rupiah Saham Pilihan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGrup F Piala Dunia 2026: Tidak Ada Ruang untuk Lengah
Next Article Efisiensi BGN: Kantin Sekolah Disulap Jadi Dapur MBG

Berita Lainnya

Ole Romeny Ungkap Rahasia Selalu Tajam Bersama Timnas Indonesia di GBK

10 Juni 2026 / 05:00 WIB

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK

09 Juni 2026 / 22:34 WIB

Grup J Piala Dunia 2026: Tiga Penantang Siap Menjegal Argentina

09 Juni 2026 / 21:00 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Pabrik Gula

09 Juni 2026 / 19:28 WIB

Menko Pangan Ungkap Arahan Presiden Soal Harga Sembako

09 Juni 2026 / 19:22 WIB
Form Komentar Cancel Reply

SNLIK 2026 Digelar, OJK Dorong Data Literasi Keuangan Jadi Dasar Kebijakan Daerah

Gusti Tetiro10 Februari 2026 / 05:46 WIB

Ole Romeny Ungkap Rahasia Selalu Tajam Bersama Timnas Indonesia di GBK

10 Juni 2026 / 05:00 WIB

Menang Atas Mozambik Tak Bikin Herdman Puas: Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol

10 Juni 2026 / 02:00 WIB

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB

Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia

09 Juni 2026 / 23:00 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK

09 Juni 2026 / 22:34 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.