Jakarta (tutur.co.id) – Piala Dunia 2026 tinggal hitungan hari. Dan seperti perhelatan sebelum-sebelumnya, ajang termegah sepakbola ini tentu bakal menghadirkan kejutan demi kejutan. Termasuk negara yang mungkin kurang diperhitungkan namun punya potensi menjadi kuda hitam.
Tiga tuan rumah, 48 timnas dan 1.248 pemain akan ikut meramaikan helatan akbar empat tahunan ini. Dan sangat mustahil tentunya tak melahirkan kejutan demi kejutan. Yang menjadi pertanyaan saat ini tentu seputar negara mana yang punya potensi menjadi kuda hitam.
Nah berikut ini redaksi merangkum beberapa negara yang berpotensi menghadirkan kejutan pada Piala Dunia 2026.
Jepang
Dalam beberapa dekade terakhir, Jepang selalu menjadi kuda hitam dalam setiap helatan Piala Dunia. Bahkan Jepang selalu mampu mencapai babak 16 besar. Tentu masih segar dalam ingatan saat Jepang berhasil mengalahkan negara-negara kuat seperti Spanyol dan Jerman di fase grup Piala Dunia Qatar 2022 lalu. Mereka pun tersingkir hanya kalah adu penalti dari Kroasia di event tersebut.
Yang menarik, banyak kalangan yang menganggap skuad Jepang di Piala Dunia 2026 ini lebih komplet dibanding Piala Dunia Qatar lalu. Samurai Biru saat ini dipenuhi talenta-talenta mumpuni yang telah matang di kompetisi elit Eropa. Bagian tersulitnya hanya bagaimana talenta-talenta ini dapat meredam tekanan saat bertemu tim sekelas Belanda dan Swedia. Itu kuncinya.
Senegal
Senegal menjadi negara dari Benua Hitam yang paling punya potensi menghadirkan kejutan demi kejutan. Itu juga dibuktikan dengan keberhasilan Senegal mampu masuk 10 besar peringkat FIFA. Dilihat dari skuadnya, Senegal penuh pemain berkualitas yang bermain di liga-liga terbaik Eropa. Kemenangan 3-1 pada laga persahabatan kontra Inggris tahun lalu menunjukkan kualitas Senegal.
Senjata Senegal masih sama memang. Kecepatan, daya tahan higga skill yang tak kalah mumpuni dari pemain-pemain Amerika Latin akan menjadikan Senegal punya kemampuan menghancurkan bagi negara-negara adidaya sepakbola. Penyerang Ismaila Sarr dan Iliman Ndiaye akan menjadi pemain paling disorot di timnas Senegal.
Maroko
Maroko punya potensi untuk mengulang kejutan di Piala Dunia 2022 yang mampu mencapai babak semifinal. Meski sempat terganggu dengan mundurnya pelatih Walid Regragui karena kisruh dengan PSSI-nya Maroko namun itu tak lantas menutup peluang Negeri Matahari Terbenam.
Pelatih baru Mohamed Ouahbi juga punya catatan yang tak kalah mentereng dengan membawa timnas muda Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 tahun lalu. Hebatnya lagi, di partai puncak mereka berhasil menjungkalkan timnas U-20 Argentina yang tentunya dapat menjadi simulasi untuk memimpin Maroko di Piala Dunia 2026 ini. Bilal El Khannouss, Ismail Saibari dan sang putra mahkota Brahim Diaz akan menjadi tumpuan Maroko.
Kolombia
Fakta bahwa Kolombia saat ini punya banyak penyerang mumpuni cukup untuk menempatkan negara Amerika Latin ini sebagai kandidat kuda hitam di Piala Dunia 2026. James Rodriguez, Juan Fernando Quintero dan Luis Diaz cukup dapat menggambarkan betapa berbahayanya lini serang Kolombia. Belum ditambah pemain bertalenta macam Daniel Munoz dan striker Luis Suarez. Bayangkan daya rusaknya jika mereka bermain dalam kondisi terbaiknya.
Norwegia
Dari deretan negara Skandinavia, Norwegia yang paling punya potensi menjadi kuda hitam. Pelatih Graham Arnold dianugerahi banyak pemain bintang macam Erling Haaland, Martin Odegaard, Oscar Bobb dan Antonio Nusa. Tinggal bagaimana ia meracik para pemain-pemain bintang itu untuk mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Ekuador
Ekuador menjadi salah satu tim yang punya potensi menjadi kuda hitam setelah mampu tampil apik selama babak kualifikasi zona Amerika Latin. Fakta yang tak kalah menarik, Ekuador juga punya dua pemain yang ikut berlaga dalam final Liga Champions beberapa waktu lalu. Ada bek Willian Pacho bersama PSG dan Piero Hincapie di pertahanan Arsenal. Belum ditambah dengan kehadiran gelandang pekerja keras Moises Caicedo yang tentu akan membuat lini pertahanan Ekuador akan sangat kokoh.
Meksiko
Tak dipungkiri status sebagai tuan rumah akan membuat Meksiko laiak ditempatkan sebagai kuda hitam. Ditambah dengan pengalaman panjang pelatih Javier Aguirre. Meski secara skuad tak terlalu menonjol, namun Meksiko punya tradisi panjang sebagai kuda hitam saat menjadi tuan rumah. Itu yang terjadi pada Piala Dunia 1970 dan 1986 saat mereka mampu mencapai babak perempatfinal.
Turki
Ada alasan yang sangat masuk akal memasukkan Turki dalam daftar kuda hitam. Turki saat ini punya talenta-talenta muda yang sedang bersinar terang. Sebut saja Arda Guler dan Kenan Yildiz. Keduanya saat ini dianggap sebagai pemain muda paling bersinar. Tinggal bagaimana pelatih meracik talenta-talenta muda ini dengan bermain padu dengan pemain sarat pengalaman macam Hakan Calhanoglu.

