Jakarta (tutur.co.id) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki ruang penguatan pada perdagangan Rabu (8/7/2026) setelah berhasil menembus level rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). MNC Sekuritas memperkirakan indeks berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area 6.083-6.203, meski investor tetap diminta mewaspadai volatilitas pasar.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas mencatat IHSG menguat 1,19% ke level 5.986 pada perdagangan sebelumnya dengan didukung peningkatan volume pembelian. Secara teknikal, keberhasilan indeks menembus MA20 dinilai menjadi sinyal positif bagi kelanjutan fase pemulihan.
“Kami perkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam,” tulis tim riset MNC Sekuritas dalam laporannya, Rabu (8/7/2026).
Berdasarkan analisis Elliott Wave, kondisi tersebut membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan menguji area 6.083-6.203 dalam jangka pendek.
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan level support di 5.486 dan 5.317, sementara resistance berada pada 6.007 dan 6.286.
Seiring prospek tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yakni AADI, BKSL, INCO, dan PTRO.
Saham AADI direkomendasikan dengan strategi trading buy pada kisaran 7.950-8.050, dengan target harga 8.300 hingga 8.425 dan stop loss di bawah 7.875. Perseroan dinilai masih berada dalam fase penguatan dengan dukungan volume transaksi yang meningkat dan pergerakan di atas MA20.
Untuk BKSL, MNC Sekuritas menyarankan strategi buy on weakness pada area 63-66. Saham ini memiliki target harga 73 hingga 80, dengan batas stop loss di bawah 60. Penguatan BKSL dinilai menjadi awal pembentukan wave C setelah berhasil menembus MA20.
Sementara itu, saham INCO direkomendasikan buy on weakness di kisaran 4.460-4.560, dengan target harga 4.800 hingga 5.175 dan stop loss di bawah 4.280. Meski penguatannya masih tertahan MA20, saham ini diperkirakan masih berada dalam fase penguatan lanjutan.
Adapun PTRO direkomendasikan buy on weakness pada level 3.740-3.940. Target harga berada di kisaran 4.610 hingga 5.500, dengan stop loss di bawah 3.550. MNC Sekuritas menilai saham ini tengah memasuki fase wave [iii] dari wave C yang berpotensi membuka ruang kenaikan lebih lanjut.
Dengan keberhasilan IHSG menembus MA20 dan meningkatnya volume pembelian, sentimen teknikal pasar dinilai semakin positif. Namun, investor tetap disarankan menerapkan manajemen risiko dan disiplin pada level stop loss, mengingat dinamika pasar masih dipengaruhi berbagai sentimen global maupun domestik.

