Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Inggris Tak Perlu Gentar! Azteca Bukan Benteng Tak Tertembus
  • Analisis Paraguay vs Prancis: Mbappe Aktifkan Mode Libertadores
  • Cek Sebelum Cekcok: Ketika Emak-Emak Bekasi Lawan Sindikat Kloning Suara Berbasis AI
  • Rekor Buruk Hantui Brasil! Selecao Belum Pernah Menang atas Norwegia
  • Statistik Menjagokan Brasil, Sejarah Menguntungkan Norwegia
  • Salat Jenazah Akbar Ali Khamenei, Ratusan Ribu Pelayat Kepung Masjid Mosalla!
  • Menjaga Napas Terakhir Bumi: Kisah Farwiza Farhan dan Jiwa Magis Ekosistem Leuser
  • Pelajaran Berharga Paraguay Saat Disingkirkan Prancis di Piala Dunia 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Sepakbola»Analisis Paraguay vs Prancis: Mbappe Aktifkan Mode Libertadores

Analisis Paraguay vs Prancis: Mbappe Aktifkan Mode Libertadores

Sepakbola Deba Salamah05 Juli 2026 / 20:00 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Penyerang Prancis Kylian Mbappe berselebrasi setelah mencetak gol dari titik penalti ke gawang Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Amerika Serikat, Minggu. X/FIFAWorldCup
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

New Jersey (Tutur.co.id) – Timnas Prancis harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Les Bleus akhirnya menang tipis 1-0 di Philadelphia berkat gol penalti Kylian Mbappe, hasil yang mengantarkan mereka melaju ke babak perempat final menghadapi Maroko.

Pertandingan ini menjadi salah satu duel paling keras dan penuh pertarungan fisik mirip gayai kompetisi Libertadores. Paraguay tampil sangat disiplin dengan pertahanan rapat dan nyaris memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu. Namun, kualitas individu serta mental juara yang dimiliki Prancis akhirnya menjadi pembeda.

Paraguay Hampir Sempurna Meredam Serangan Prancis

Sejak menit pertama, Paraguay menjalankan strategi yang telah disiapkan pelatih Gustavo Alfaro dengan sangat disiplin. Albirroja menumpuk pemain di lini belakang menggunakan blok pertahanan rendah, mempersempit ruang di area tengah, dan membiarkan Prancis menguasai bola.

Target utama mereka jelas, yakni mematikan pergerakan Kylian Mbappe beserta trio penyerang Prancis lainnya, Bradley Barcola, Michael Olise, dan Ousmane Dembele.

Strategi tersebut membuat Les Bleus kesulitan mengembangkan permainan. Hingga turun minum, hampir tidak ada peluang bersih yang mampu diciptakan oleh kedua tim.

Penampilan gemilang penjaga gawang Orlando Gill semakin memperkuat pertahanan Paraguay. Kiper muda tersebut tampil luar biasa sepanjang pertandingan hingga dinobatkan sebagai Man of the Match, meski gagal membawa timnya lolos ke perempat final.

Mbappe Hadapi Duel Fisik dan Perang Mental

Sepanjang pertandingan, Mbappe menjadi sasaran penjagaan ketat para pemain Paraguay. Juan Jose Caceres dan Matias Galarza bergantian membayangi setiap pergerakannya. Penyerang Prancis itu beberapa kali terlibat adu argumen dengan pemain lawan dalam pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi.

Baca Juga  Swiss Puncaki Grup B Piala Dunia 2026 Usai Libas Bosnia 4-1

Meski frustrasi karena minim ruang, Mbappe tetap menunjukkan ketenangan dan karakter sebagai pemimpin tim. Salah satu peluang terbaiknya sempat tercipta ketika menerima umpan panjang dari Mike Maignan. Namun, ia kehilangan keseimbangan pada momen krusial sehingga gagal menaklukkan Orlando Gill.

Usai pertandingan, Mbappe menegaskan bahwa kemenangan ini membuktikan Prancis tidak hanya mampu bermain atraktif, tetapi juga sanggup memenangkan laga dengan cara yang lebih keras.

“Kami menunjukkan bahwa kami bukan hanya tim yang bisa memainkan sepak bola menyerang yang indah. Jika pertandingan menuntut kami bertarung habis-habisan, kami siap melakukannya. Kami tidak memiliki masalah dengan itu,” ujar Mbappe.

Desire Doue Ubah Jalannya Pertandingan

Ketika lini depan Prancis mulai kehilangan ide, Didier Deschamps mengambil keputusan penting dengan memasukkan Desire Doue menggantikan Bradley Barcola. Pergantian tersebut menjadi titik balik pertandingan.

Doue langsung memberikan dimensi berbeda melalui kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan keberaniannya menghadapi lawan dalam duel satu lawan satu.

Dalam salah satu aksinya, pemain muda Paris Saint-Germain itu berhasil menembus pertahanan Paraguay sebelum dijatuhkan Diego Gomez di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih. Momen itulah yang akhirnya menentukan hasil pertandingan.

Saat Mbappe bersiap mengambil penalti, para pemain Paraguay mencoba mengganggu konsentrasinya. Namun, Ousmane Dembele membantu meredakan situasi dengan mengambil bola dan melindungi rekan setimnya dari tekanan pemain lawan.

Mbappe kemudian menuntaskan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Prancis unggul 1-0 sekaligus memastikan tiket menuju perempat final.

Prancis Menang dengan Cara yang Berbeda

Pertandingan ini tidak menghadirkan banyak peluang. Bahkan, tembakan tepat sasaran pertama baru tercipta pada babak kedua. Namun, Prancis berhasil menjawab permainan keras Paraguay dengan pendekatan yang sama disiplin dan penuh determinasi.

Baca Juga  Jadwal Timnas Indonesia vs Malaysia di Piala AFF Futsal 2026: Ujian Konsistensi Garuda

Menariknya, seluruh kartu kuning dalam pertandingan ini justru diterima pemain Prancis. Hal tersebut menunjukkan bahwa Les Bleus memilih meladeni intensitas permainan Paraguay daripada menghindarinya.

Selepas peluit panjang dibunyikan, Mbappe bahkan merayakan kemenangan tepat di depan para pemain Paraguay. Menurut sang kapten, banyak yang menganggap Prancis hanya mampu bermain indah, tetapi pertandingan ini membuktikan sebaliknya.

“Mereka mungkin mengira kami datang hanya untuk memainkan sepak bola indah. Namun kami juga tahu bagaimana memenangkan pertandingan dengan cara yang sulit. Hari ini kami melakukannya dan tetap menjadi tim yang lebih baik.”

Mbappe juga menilai gaya bermain Paraguay merupakan bagian dari identitas sepak bola mereka dan layak dihormati.

“Itulah cara mereka bermain. Tidak ada cara yang benar atau salah dalam sepak bola. Yang terpenting adalah menang. Mereka mencoba menyeret kami ke pertandingan yang keras, tetapi pada akhirnya kami yang berhasil mengatasinya.”

Mbappe Samai Messi, Prancis Bersiap Hadapi Maroko

Gol penalti ke gawang Paraguay menjadi gol ketujuh Mbappe di Piala Dunia 2026, membuatnya menyamai Lionel Messi di puncak daftar sementara pencetak gol terbanyak turnamen.

Gol tersebut juga menjadi gol ke-19 Mbappe sepanjang kariernya di putaran final Piala Dunia, membuatnya hanya terpaut satu gol dari rekor Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Keberhasilan menyingkirkan Paraguay membawa Prancis ke babak perempat final untuk menghadapi Maroko. Laga ini menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022, ketika Les Bleus berhasil mengalahkan Singa Atlas untuk melaju ke final.

Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Prancis Prancis vs Paraguay
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCek Sebelum Cekcok: Ketika Emak-Emak Bekasi Lawan Sindikat Kloning Suara Berbasis AI
Next Article Inggris Tak Perlu Gentar! Azteca Bukan Benteng Tak Tertembus

Berita Lainnya

Inggris Tak Perlu Gentar! Azteca Bukan Benteng Tak Tertembus

05 Juli 2026 / 21:00 WIB

Rekor Buruk Hantui Brasil! Selecao Belum Pernah Menang atas Norwegia

05 Juli 2026 / 18:00 WIB

Statistik Menjagokan Brasil, Sejarah Menguntungkan Norwegia

05 Juli 2026 / 16:00 WIB

Pelajaran Berharga Paraguay Saat Disingkirkan Prancis di Piala Dunia 2026

05 Juli 2026 / 14:00 WIB

Meksiko vs Inggris: Saatnya Menghapus Luka Maradona

05 Juli 2026 / 13:00 WIB

Brasil vs Norwegia: Rekor Buruk 3 Dekade Membayangi Selecao

05 Juli 2026 / 11:00 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Ekonomi Sirkular Bertemu Digitalisasi, BNI Optimalkan Peran Agen46

Galuh Parantri17 Februari 2026 / 16:02 WIB

Inggris Tak Perlu Gentar! Azteca Bukan Benteng Tak Tertembus

05 Juli 2026 / 21:00 WIB

Analisis Paraguay vs Prancis: Mbappe Aktifkan Mode Libertadores

05 Juli 2026 / 20:00 WIB

Cek Sebelum Cekcok: Ketika Emak-Emak Bekasi Lawan Sindikat Kloning Suara Berbasis AI

05 Juli 2026 / 19:05 WIB

Rekor Buruk Hantui Brasil! Selecao Belum Pernah Menang atas Norwegia

05 Juli 2026 / 18:00 WIB

Statistik Menjagokan Brasil, Sejarah Menguntungkan Norwegia

05 Juli 2026 / 16:00 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.