Jakarta (Tutur.co.id) -Timnas Indonesia melanjutkan tren positif pada FIFA Match Day 2026 setelah menundukkan Mozambik dengan skor tipis 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Kemenangan ini menjadi hasil manis kedua secara beruntun bagi skuad Garuda setelah sebelumnya mengalahkan Oman 3-0. Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak Ole Romeny pada menit ke-12 melalui penyelesaian tenang setelah menerima umpan terobosan Ragnar Oratmangoen.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan positif tim asuhan John Herdman dalam rangkaian laga internasional yang menjadi bagian dari persiapan menuju agenda besar berikutnya, termasuk Piala Asia.
Indonesia Langsung Menekan
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Timnas Indonesia tampil agresif sejak menit awal. Marselino Ferdinan kembali dipercaya sebagai starter untuk pertama kalinya sejak kemenangan 1-0 atas Bahrain pada Maret 2025, pertandingan ketika ia menyumbang assist bagi gol Ole Romeny.
Indonesia hampir membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit. Sepak pojok Kevin Diks menciptakan kemelut di depan gawang Mozambik, namun bola hanya membentur tiang dan gagal berbuah gol.
Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12. Ragnar Oratmangoen mengirim umpan terobosan matang yang berhasil dimanfaatkan Ole Romeny. Penyerang yang tengah tampil tajam itu melewati kiper Ivane Francisco sebelum menceploskan bola ke gawang kosong untuk membawa Indonesia unggul 1-0.
Keunggulan tersebut membuat permainan Garuda semakin percaya diri. Pada menit ke-18, Indonesia sebenarnya kembali membobol gawang Mozambik melalui situasi sepak pojok Kevin Diks yang langsung mengarah ke gawang. Namun wasit menganulir gol tersebut karena dianggap terjadi pelanggaran terlebih dahulu.
Marselino Nyaris Menambah Keunggulan
Indonesia terus mendominasi jalannya pertandingan pada babak pertama. Peluang emas kembali tercipta pada menit ke-21 ketika Marselino Ferdinan hampir mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari kesalahan pemain belakang Mozambik, Ole Romeny berhasil merebut bola sebelum mengalirkannya ke Marselino. Namun tendangan pemain Oxford United tersebut mampu diblok tepat di depan garis gawang.
Meski lebih banyak menyerang, Indonesia sempat mendapat ancaman serius. Penyerang Mozambik, Alcides, berhasil melewati Elkan Baggott dan berhadapan langsung dengan Maarten Paes. Beruntung bagi Indonesia, kiper FC Dallas tersebut tampil sigap untuk menggagalkan peluang lawan. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Mozambik Bangkit di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit menurun. Mozambik tampil lebih disiplin dengan menumpuk pemain di area pertahanan sehingga Indonesia kesulitan menembus kotak penalti lawan.
Melihat situasi tersebut, John Herdman melakukan sejumlah pergantian pemain pada pertengahan babak kedua. Pergantian itu hampir membuahkan hasil pada menit ke-68.
Rayhan Hannan yang baru masuk lapangan mengirim umpan tarik ke Nathan Tjoe-A-On. Namun tendangan Nathan hanya membentur mistar gawang dan gagal menambah keunggulan Indonesia.
Setelah itu, Mozambik mulai berani keluar menyerang. Pada rentang menit ke-70 hingga akhir pertandingan, tim tamu memperoleh beberapa peluang berbahaya, termasuk melalui situasi bola mati.
Namun Maarten Paes kembali menunjukkan kualitasnya di bawah mistar. Sejumlah penyelamatan penting berhasil dilakukan untuk menjaga keunggulan Indonesia tetap bertahan.
Indonesia juga sempat memperoleh peluang melalui tendangan jarak jauh Nathan Tjoe-A-On, tetapi bola melenceng dari sasaran. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Indonesia tidak berubah.
Ole Romeny Terus Bersinar
Kemenangan atas Mozambik kembali menegaskan peran penting Ole Romeny di lini depan Timnas Indonesia. Setelah menjadi pencetak gol kemenangan saat menghadapi Bahrain dan turut berkontribusi dalam kemenangan atas Oman, penyerang berusia 25 tahun itu kembali menjadi penentu hasil pertandingan.
Selain penampilan impresif Ole, performa Maarten Paes juga layak mendapat sorotan berkat sejumlah penyelamatan krusial yang memastikan Indonesia menutup FIFA Match Day dengan dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi skuad Garuda untuk menghadapi agenda internasional berikutnya sekaligus memperkuat optimisme menjelang persiapan menuju Piala Asia.

