Close Menu
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
tutur.co.idtutur.co.id
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    • Politik
    • Hukum
    • Keamanan
    • Daerah
    • Wawancara
  • Ekbis
    • Energi & Tambang
    • Finance
    • Makro
    • Mikro
    • Ekonomi Hijau
    • Market
  • Otomotif
    • Motor
    • Mobil
    • Aksesori
    • Industri
  • Opini
    • Opini
    • Tutur PoV
  • Lifestyle
    • Perempuan
    • Fashion
    • Health
    • Techno
  • Sport
  • Video
Indeks
Trending
  • Menang Atas Mozambik Tak Bikin Herdman Puas: Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol
  • Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan
  • Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia
  • Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK
  • Bagi-bagi Uang Korupsi: Bupati Muara Enim 5 Persen, Kadis 3 Persen
  • Grup J Piala Dunia 2026: Tiga Penantang Siap Menjegal Argentina
  • Menkes Dukung Empat Langkah Bos Baru BGN
  • Impor 250 Ribu Ton Kedelai, Zulhas Pastikan Nasib UMKM Tahu Tempe Tak Kolaps
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
tutur.co.idtutur.co.id
Home»Fashion»Fenomena Bed Rotting, Tren Kabur Sementara Gen Z dari Stres

Fenomena Bed Rotting, Tren Kabur Sementara Gen Z dari Stres

Fashion Ridzka Putri Ananda09 Juni 2026 / 16:20 WIB
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi tren “bed rotting” di kalangan Gen Z yang menghabiskan waktu berjam-jam di tempat tidur sambil scrolling media sosial sebagai bentuk healing dari burnout dan tekanan hidup modern. (Foto: Tutur/Ilustrasi AI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta (tutur.co.id) – Bangun tidur lalu kembali rebahan sambal scrolling TikTok, nonton series, atau memandangi layar HP berjam-jam kini bukan lagi sekadar rasa malas biasa. Di media sosial, kebiasaan ini dikenal dengan istilah bed rotting, tren yang belakangan ramai dilakukan kalangan Gen Z sebagai cara untuk “kabur sementara” dari stress dan tekanan hidup.

Menariknya, fenomena ini bahkan dianggap sebagian anak muda saat ini sebagai bentuk self-care modern di tengah kehidupan yang terasa makin melelahkan. Bagaimana menurut Anda?

Dilansir dari Sleep Foundation, bed rotting adalah kebiasaan menghabiskan waktu seharian di tempat tidur sambal melakukan aktivitas pasif seperti scrolling media sosial, menonton video, tidur, atau ngemil. Tren ini pertama kali ramai di TikTok sejak 2023 dan masih terus popular hingga sekarang, banyak pengguna media sosial mengaku melakukan hal tersebut untuk memulihkan energi setelah merasa burnout atau kelelahan mental.

Fenomena ini dianggap sangat relate dengan kehidupan generasi muda saat ini yang hidup di tengah tekanan media sosial, pekerjaan, tugas kuliah, hingga tuntutan untuk selalu produktif. Banyak orang merasa lelah secara mental meski aktivitas harian mereka terlihat biasa saja. Karena itu, kasur sering dianggap menjadi tempat paling nyaman untuk “kabur” sejenak dari dunia luar.

Menurut penjelasan dari Cleveland Clinic, rebahan sesekali untuk memulihkan energi sebenarnya merupakan hal yang normal dan bisa membantu tubuh beristirahat dari stres harian. Namun, para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut bisa menjadi masalah jika dilakukan terlalu sering hingga membuat seseorang kehilangan motivasi, menarik diri dari aktivitas sosial, atau terus menghindari tanggung jawab sehari-hari.

Bed rotting juga dapat memberi rasa nyaman sementara bagi orang yang kelelahan mental. Akan tetapi, terlalu lama berada di tempat tidur justru dapat memperburuk pola tidur, meningkatkan isolasi sosial, dan membuat tubuh kurang aktif. Para ahli bahkan menyebut kebiasaan ini bisa menjadi tanda stres berlebihan hingga depresi jika berlangsung terus-menerus.

Baca Juga  Nissan Pangkas 900 Pekerjaan di Eropa, Chery Siap Masuk!

Menariknya, tren ini juga memperlihatkan perubahan cara generasi muda memandang istirahat. Jika dulu rebahan seharian sering dianggap identik dengan malas, kini banyak anak muda mulai lebih terbuka membicarakan burnout dan kelelahan mental. Di media sosial, ribuan unggahan dengan tagar #bedrotting bahkan menggambarkan aktivitas rebahan sepanjang hari sebagai bentuk “healing” dari tekanan hidup modern.

bed rotting Gen Z headline stres
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGrup I Piala Dunia 2026: Layak Disebut Sebagai Grup Neraka
Next Article Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8–6,5 Persen pada 2027

Berita Lainnya

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK

09 Juni 2026 / 22:34 WIB

Grup J Piala Dunia 2026: Tiga Penantang Siap Menjegal Argentina

09 Juni 2026 / 21:00 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Pabrik Gula

09 Juni 2026 / 19:28 WIB

Menko Pangan Ungkap Arahan Presiden Soal Harga Sembako

09 Juni 2026 / 19:22 WIB

Pergantian Menteri Keuangan Mereda, Rupiah dan IHSG Tiba-tiba Kompak Meledak!

09 Juni 2026 / 19:02 WIB
Form Komentar Cancel Reply

Vidi Aldiano Tutup Usia, Industri Musik Indonesia Berduka

Galuh Parantri07 Maret 2026 / 18:56 WIB

Menang Atas Mozambik Tak Bikin Herdman Puas: Harusnya Cetak Lebih Banyak Gol

10 Juni 2026 / 02:00 WIB

Grup K Piala Dunia 2026: Ronaldo dan Portugal Dikepung Pemburu Kejutan

10 Juni 2026 / 00:00 WIB

Vietnam Mulai Mata-matai Kekuatan Timnas Indonesia

09 Juni 2026 / 23:00 WIB

Garuda Terbang Tinggi, Gol Ole Romeny Bungkam Mozambik di GBK

09 Juni 2026 / 22:34 WIB

Bagi-bagi Uang Korupsi: Bupati Muara Enim 5 Persen, Kadis 3 Persen

09 Juni 2026 / 21:38 WIB

Copyright @ PT Tutur Media Digital

Bertutur Berdasar Fakta dan Data

Instagram TikTok X (Twitter) YouTube Facebook

Tentang
Redaksi
Alamat dan Kontak
Kode Perilaku Perusahaan

Disclaimer
Kode Etik
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.