Atlanta (Tutur.co.id) – Grup H Piala Dunia 2026 menghadirkan kombinasi menarik antara tim unggulan Eropa, kekuatan tradisional Amerika Selatan, wakil Asia yang kerap menciptakan kejutan, serta debutan yang siap mencuri perhatian. Spanyol datang dengan status sebagai salah satu kandidat juara setelah menjuarai Euro 2024.
Namun, perjalanan La Furia Roja di fase grup dipastikan tidak akan sepenuhnya mulus. Uruguay memiliki sejarah panjang di Piala Dunia dan kualitas pemain yang mampu menandingi tim mana pun, sementara Arab Saudi bertekad kembali menghadirkan kejutan seperti yang mereka lakukan empat tahun lalu. Di sisi lain, Cape Verde siap menikmati debut bersejarah mereka di panggung sepak bola terbesar dunia.
Di atas kertas, Spanyol memang menjadi favorit utama untuk memimpin klasemen akhir Grup H. Namun, Uruguay memiliki kualitas yang cukup untuk menantang dominasi La Furia Roja. Arab Saudi datang dengan reputasi sebagai pembuat kejutan, sedangkan Cape Verde berpotensi menjadi kuda hitam yang bisa mengacaukan perhitungan.
Spanyol Datang dengan Status Favorit
Spanyol memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Euro 2024. Gelar tersebut mengukuhkan status mereka sebagai salah satu tim terbaik di Eropa sekaligus kandidat kuat juara dunia.
Tim asuhan Luis de la Fuente diperkuat generasi pemain yang memadukan pengalaman dan talenta muda. Nama-nama seperti Rodri, Pedri, Dani Olmo, Nico Williams, hingga sensasi muda Lamine Yamal menjadi fondasi kekuatan La Furia Roja.
Spanyol juga memiliki kenangan manis ketika menjuarai Piala Dunia 2010. Saat itu, mereka datang sebagai juara Eropa dan berhasil menerjemahkan dominasi di level kontinental menjadi gelar dunia. Situasi yang hampir serupa kini kembali mereka alami.
Dengan kedalaman skuad yang merata di setiap lini, Spanyol menjadi unggulan utama untuk memuncaki Grup H. Namun, mereka tetap harus waspada karena lawan-lawan yang dihadapi memiliki potensi memberikan kejutan.
Uruguay Tak Mau Sekadar Menjadi Penggembira
Jika ada tim yang berpeluang menggagalkan dominasi Spanyol di Grup H, maka Uruguay menjadi kandidat terkuat.
Negara yang pernah menjuarai Piala Dunia pada 1930 dan 1950 itu kembali datang dengan skuad yang dipenuhi pemain berkualitas. Marcelo Bielsa membawa generasi baru Uruguay yang mengombinasikan energi muda dengan pengalaman pemain senior.
Federico Valverde menjadi motor utama permainan tim, didukung oleh Manuel Ugarte, Ronald Araujo, Giorgian De Arrascaeta, dan Darwin Nunez.
Piala Dunia 2026 juga menjadi ajang pembuktian bagi Uruguay setelah kegagalan menembus fase gugur pada edisi 2022 di Qatar. Dengan materi pemain yang dimiliki saat ini, target minimal mencapai perempat final dinilai cukup realistis.
Secara kualitas, Uruguay menjadi satu-satunya tim di Grup H yang diyakini mampu bersaing langsung dengan Spanyol untuk memperebutkan posisi juara grup.
Arab Saudi Berburu Kejutan Baru
Arab Saudi kembali tampil di Piala Dunia untuk kedelapan kalinya dan menjalani penampilan ketiga secara beruntun sejak 2018.
Meski tidak diunggulkan, Green Falcons memiliki modal penting berupa pengalaman menciptakan kejutan besar. Pada Piala Dunia 2022, mereka menjadi sorotan dunia setelah mengalahkan Argentina yang diperkuat Lionel Messi pada laga pembuka fase grup.
Kini, tim asuhan Georgios Donis datang dengan ambisi yang sama. Kapten tim Salem Al Dawsari masih menjadi andalan, didukung oleh Saud Abdulhamid, Musab Al Juwayr, dan Firas Al Buraikan.
Perjalanan Arab Saudi menuju Piala Dunia 2026 juga menunjukkan daya juang tinggi. Mereka sempat mengalami pasang surut selama kualifikasi, termasuk menelan kekalahan dari Indonesia, sebelum akhirnya memastikan tiket melalui putaran keempat.
Bermodalkan pengalaman dan mental bertanding yang semakin matang, Arab Saudi berpotensi menjadi pengganggu serius dalam perebutan tiket ke fase gugur.
Cape Verde Siap Menulis Sejarah
Kisah paling menarik di Grup H datang dari Cape Verde. Negara kepulauan di lepas pantai Afrika Barat itu untuk pertama kalinya berhasil menembus putaran final Piala Dunia.
Dengan populasi sekitar setengah juta jiwa, keberhasilan Cape Verde lolos ke Amerika Utara menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah olahraga negara tersebut.
Tim asuhan Pedro Leitao “Bubista” Brito tampil impresif sepanjang kualifikasi, bahkan mampu mengungguli Kamerun untuk menjadi juara grup.
Ryan Mendes tetap menjadi sosok sentral sekaligus kapten tim. Selain itu, nama-nama seperti Vozinha, Roberto Lopes, dan Dailon Livramento menjadi pemain yang berperan penting dalam perjalanan bersejarah mereka.
Meski berstatus debutan, Cape Verde tidak ingin hanya menjadi pelengkap. Mereka bertekad membuktikan diri mampu bersaing dengan tim-tim yang lebih berpengalaman.
Jadwal Grup H Piala Dunia 2026 Grup H
Senin, (15/6/2026)
• Spanyol vs Tanjung Verde – 23.00 WIB
Selasa, (16/6/2026)
• Arab Saudi vs Uruguay – 05.00 WIB
Minggu, (21/6/2026)
• Spanyol vs Arab Saudi – 23.00 WIB
Senin, (22/6/2026)
• Uruguay vs Tanjung Verde – 05.00 WIB
Sabtu, (27/6/2026)
• Tanjung Verde vs Arab Saudi – 07.00 WIB
• Uruguay vs Spanyol – 07.00 WIB

