Tel Aviv (Tutur.co.id) – Sejumlah ledakan terdengar di Tel Aviv pada Senin setelah militer Israel mendeteksi serangan rudal terbaru yang diluncurkan dari Iran. Informasi tersebut dilaporkan oleh koresponden RIA Novosti
Sebelum ledakan terjadi, sirene peringatan serangan udara sempat berbunyi di Tel Aviv dan sejumlah wilayah di Israel tengah. Militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara segera diaktifkan setelah mendeteksi rudal yang mengarah ke wilayahnya.
Menurut laporan awal, ledakan yang terdengar diduga berasal dari aktivitas sistem pertahanan udara Israel yang berupaya mencegat rudal-rudal tersebut di udara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan tersebut.
Beberapa jam sebelumnya, sirene serangan udara juga terdengar di Haifa dan sejumlah wilayah Israel utara.
Militer Israel menyebut telah mendeteksi setidaknya satu rudal yang diluncurkan dari Iran. Sebagai respons, sistem pertahanan udara kembali dioperasikan untuk menghalau ancaman tersebut.
Situasi keamanan di sejumlah kota besar Israel dilaporkan berada dalam status siaga menyusul meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Eskalasi terbaru ini terjadi setelah Iran pada 7 Juni meluncurkan sejumlah rudal ke wilayah Israel utara. Serangan tersebut dilakukan beberapa jam setelah Teheran menyatakan akan membalas serangan Israel yang terjadi di Beirut, Lebanon.
Di sisi lain, militer Israel mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer di wilayah tengah dan barat Iran.
Aksi saling serang antara kedua negara dalam beberapa hari terakhir menandai meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional. Hingga kini belum ada indikasi bahwa kedua pihak akan menurunkan tensi konflik dalam waktu dekat.

