Balaton Park (Tutur.co.id) – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kini menempati peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 setelah menjalani rangkaian balapan paruh pertama musim ini. Posisi tersebut menegaskan konsistensi pembalap Honda Team Asia itu dalam musim debutnya di ajang balap motor paling kompetitif di kelas ringan Grand Prix.
Meski mengalami penurunan posisi di klasemen usai seri Hungaria, Veda masih berada dalam persaingan papan atas dan menjadi salah satu rookie yang paling diperhitungkan musim ini. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut telah menunjukkan performa menjanjikan sejak seri pembuka musim.
Perjalanan Veda di Moto3 musim ini terbilang impresif. Pada debutnya di Thailand, ia langsung mencuri perhatian dengan finis di posisi kelima. Tidak lama kemudian, Veda mencatatkan sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang Grand Prix setelah finis ketiga pada seri Brasil. Hasil tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan balap motor Indonesia di level dunia.
Namun, persaingan ketat Moto3 membuat setiap seri memiliki dampak besar terhadap posisi klasemen. Pada balapan Moto3 Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Veda harus berjuang keras setelah menjalani hukuman long lap penalty. Ia akhirnya finis di luar posisi ideal sehingga kehilangan beberapa poin penting dalam perebutan klasemen. Hasil itu membuatnya turun ke posisi keenam.
Meski demikian, peluang Veda untuk kembali naik ke papan atas klasemen masih terbuka lebar. Dengan sejumlah seri tersisa musim ini, pembalap berusia 17 tahun tersebut masih memiliki kesempatan untuk menambah poin dan memperbaiki posisinya.
Musim 2026 menjadi tahun penting bagi Veda yang menjalani debut penuh bersama Honda Team Asia setelah sebelumnya menorehkan prestasi sebagai juara Asia Talent Cup 2023 dan runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Kiprahnya di Moto3 menunjukkan bahwa Indonesia kini memiliki talenta yang mampu bersaing di level internasional.

